Home

Minggu, 16 Februari 2014

Perang Tablet: iPad vs Android vs Windows 8


http://images.detik.com/content/2012/06/05/398/ipadandroidwindows8tabletpc.png Jakarta - Selama ini kita percaya bahwa suatu 'total war' adalah perang eksistensi, dimana pihak yang satu akan memusnahkan yang lain. Namun dalam persaingan antara developer tablet, hal ini sangat sukar terjadi. Mereka semua punya niche-nya masing-masing. Bagaimana dialektika antara Apple, Google, dan Microsoft di sini?
Mari kita kaji.


iPad Sebagai Penguasa De facto
Pada awal 90-an, Apple sebenarnya sudah mencoba mempopulerkan Newton, yaitu sebuah tablet mini besutan mereka. Newton sudah berfungsi sebagaimana layaknya tablet jaman sekarang, bisa menjalankan organizer dan aplikasi lain.

Nokia Lumia Jadi Bahan untuk Bikin Rok

http://images.detik.com/content/2014/02/16/398/nokdalam.jpgJakarta - Rok yang satu ini benar benar unik. Bagaimana tidak, ia terbuat dari 80 unit smartphone berbasis Windows Phone, Nokia Lumia 1520 dan Lumia 1020.

Rok tersebut dipamerkan di perhelatan London Fashion Week. Busana wanita dengan bahan smartphone ini dibuat keroyokan oleh desainer Hyodor Golan, Kin Designer dan Nokia sendiri selaku produsen Lumia.

Saat dipakai, semua ponsel tersebut dinyalakan dan berpendar pendar sesuai pergerakan model. Nokia tampaknya memanfaatkannya sebagai ajang promosi dan rok ini tidak akan diperjualbelikan.

"Rok ini lebih menjadi sebuah karya seni yang didesain untuk mengeksplorasi perpaduan antara teknologi pintar dan fashion," Di kutip dari Cnet, Minggu (16/2/2014).

Dari tahap desain sampai selesai, dibutuhkan waktu sampai 3 bulan untuk membuat rok tersebut. Harapannya di masa mendatang, akan semakin banyak desainer yang mau memadukan fashion dengan teknologi.

"Teknologi tengah berada di tahap pertama memasuki fashion. Kami berada di jalur yang benar namun tentu saja beberapa pengembangan dibutuhkan untuk membuat produk yang diinginkan orang," kata Fyodor Golan.

Trikomsel 'Kawinkan' iPhone 5S dengan Bolt 4G

http://images.detik.com/content/2014/02/10/317/ipinn.jpgJakarta - Dengan label premium, iPhone 5S dan 5C pastinya memiliki segmen pasar yang lebih sempit. Alhasil, persaingan di kalangan distributor ponsel Apple ini jadi semakin sengit.
Nah, untuk memenangkan persaingan, strategi para distributor tentu tak bisa yang biasa-biasa saja. Mereka harus punya strategi 'pembunuh' untuk bisa merayu konsumen.
Hal ini pula yang sepertinya coba dilancarkan Trikomsel. Mereka coba menggaet penggila iPhone 5S dan 5C dengan membundlingnya bersama modem Bolt 4G LTE.

Tidak disebutkan berapa harga untuk paket ini. Yang pasti, kolaborasi kedua perangkat tersebut bakal yahud, terlebih Bolt diklaim masih satu-satunya penyedia layanan data dengan kecepatan jaringan 4G LTE di Indonesia.